OBATGeneric

OBATGeneric adalah blog yang berisi informasi obat, artikel kesehatan sekitar ulasan seputar obat dan artikel umum,

Thursday, 23 February 2017

Captopril ogb Hj, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping

Captopril Ogb Hj - Silahkan baca leaflet ini dengan seksama sebelum Anda mulai untuk menggunakan Captopril Ogb Hj. Simpan leaflet ini jika sedang tidak diperlukan. Anda mungkin perlu membaca lagi saat dibutuhkan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.              

Captopril Ogb Hj jika telah diresepkan untuk Anda dan Anda tidak perlu berbagi kepada orang lain. Karena dapat membahayakan mereka yang tidak sesuai dengan rekoemdasi dokter, bahkan jika ada gejala yang sama seperti yang Anda miliki.    

Jika salah satu dari efek samping terjadi serius, atau jika Anda melihat efek samping apapun tidak yang tercantum dalam leaflet Captopril Ogb Hj, silakan beritahu dokter atau apoteker.   

Mekanisme kerja captopril menghambat Angiotensin Converting Enzyme pada sistem RAA sehingga menghambat pembentukan angiotensin II dengan hasil penurunan tekanan darah.

Captopril adalah obat anti hipertensi atau darah tinggi, captopril termasuk dalam golongan obat penghambat enzim pengubah angiotensin. Fungsi utama obat ini adalah untuk mengobati hipertensi dan gagal jantung. Tetapi captopril juga berguna untuk melindungi jantung setelah terjadi serangan jantung serta menangani penyakit ginjal akibat diabetes atau nefropati diabetes.

Captopril Ogb Hj
Komposisi: Captopril tablet 12,5 mg, 25 mg,  50 mg.

Captopril Ogb Hj tersedia dalam sediaan tablet. Captopril Ogb Hj diproduksi oleh PT. Kalbe, Anda juga dapat membaca leaflet Captopril Ogb Hj di website resmi PT Kalbe atau pada leaflet yang diberikan oleh Dokter atau Apoteker Anda.


Farmakologi Captopril Ogb Hj


Menghambat pembentukan angiotensin I menjadi angiotensin II, dengan menghambat enzim yang terlibat dalam proses pembentukan angiotensin II, yaitu ACE (angiotensin converting enzym). Hambatan dari pembentukan angiotensin II ini menyebabkan penurunan tekanan darah.

Indikasi Captopril Ogb Hj


Pengobatan hipertensi ringan sampai sedang.
Pengobatan gagal jantung kongesti, digunakan bersama dengan diuretik dan bila mungkin dengan digitalis.

Cara Menggunakan Captopril Ogb Hj

Dosis awal diberikan 12,5 mg 2-3 kali sehari, kemudian dapat dinaikkan hingga 25 mg, 2-3 kali sehari. Pemberian dapat diberikan sebelum dan sesudah makan dan Captopril dapat diberikan pagi atau malam hari

Captopril bisa diberikan bersamaan dengan obat antihipertensi lain dan suplemen bila diperlukan.

Captopril secara relatif aman untuk diberikan secara jangka panjang, dan pada pasien hipertensi memang diberikan seumur hidup.

Dosis Captopril Ogb Hj


Hipertensi ringan sampai sedang: Dosis awal 12,5 mg, 2 kali sehari. Dosis pemeliharaan 25 mg, 2 kali sehari, yang dapat ditingkatkan selang 2 – 4 minggu, hingga diperoleh respons yang memuaskan.Dosis maksimum 50 mg, 2 kali sehari.

Kontraindikasi Captopril Ogb Hj


Pasien yang hipersensitif terhadap captopril atau penghambat ACE yang lain.

Peringatan dan Perhatian


Neutropenia/agranulositosis, trombositopenia dan anemia dapat terjadi pada pengguna captopril, termasuk pada penderita fungsi ginjal normal, walaupun jarang.            
                                 
Hati-hati pada penderita dengan penyakit kolagen vaskuler yang mendapat terapi imunosupresan, pengobatan dengan allopurinol atau prokainamid, karena dapat menyebabkan terjadinya infeksi serius. Apabila pada pemakaian obat ini ternyata wanita itu hamil, maka pemberian obat harus dihentikan dengan segera.

Pemberian pada anak-anak masih belum diketahui keamanan dan efektivitasnya, sehingga obat ini hanya diberikan bila tidak ada obat lain yang efektif, untuk mengontrol tekanan darah.

Dianjurkan penggunaan dosis awal yang rendah, mengingat kemungkinan menurunnya fungsi ginjal atau organ lain pada penderita usia lanjut.

Obat antihipertensi golongan penghambat ACE seperti captopril tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui.

Pada pasien dengan gangguan fungsi hati CAPTOPRIL dapat diberikan dengan dosis biasa.

Penggunaan captopril pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dapat terjadi sindroma nefrotik serta glomerulopati membran pada penderita dengan hipertensi berat. Karena proteinuria umumnya terjadi pada waktu 8 bulan pengobatan, maka penderita sebaiknya melakukan pemeriksaan protein urin sebelum dan setiap bulan selama 8 bulan pertama pengobatan

Efek Samping Captopril Ogb Hj


Batuk kering.
Interaksi Obat
  • Obat-obat imunosupresan dapat menyebabkan diskrasia darah pada pengguna
  • Captopril dengan gagal ginjal.
  • Suplemen potassium atau obat diuretik yang mengandung potassium, dapat terjadi peningkatan yang berarti pada serum potassium.
  • Probenesid, dapat mengurangi bersihan ginjal dari Captopril.
  • Obat antiinflamasi non steroid, dapat mengurangi efektivitas antihipertensi.
  • Obat diuretik meningkatkan efek antihipertensi Captopril.
  • Captopril dilaporkan bekerja sinergis dengan vasodilator perifer seperti minoxidil.

Captopril ogb Hj, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping


0 Komentar Captopril ogb Hj, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping

Post a Comment

Back To Top