OBATGeneric

OBATGeneric adalah blog yang berisi informasi obat, artikel kesehatan sekitar ulasan seputar obat dan artikel umum,

Monday, 20 February 2017

Meropenem Ogb Hj, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping

Meropenem Ogb Hj - Silahkan baca leaflet ini dengan seksama sebelum Anda mulai untuk menggunakan Meropenem Ogb Hj. Simpan leaflet ini jika sedang tidak diperlukan. Anda mungkin perlu membaca lagi saat dibutuhkan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.       

Meropenem Ogb Hj telah diresepkan untuk Anda dan Anda tidak perlu berbagi kepada orang lain. Karena dapat membahayakan mereka yang tidak sesuai dengan rekoemdasi dokter, bahkan jika ada gejala yang sama seperti yang Anda miliki.  

Jika salah satu dari efek samping terjadi serius, atau jika Anda melihat efek samping apapun tidak yang tercantum dalam leaflet Meropenem Ogb Hj, silakan beritahu dokter atau apoteker.  

Meropenem adalah salah satu jenis obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi yang khusus disebabkan oleh bakteri, tidak untuk (batuk dan Flu). Meropenem Ogb Hj  dapat digunakan untuk mengobati kondisi neutropenia febril, yaitu kondisi demam yang disertai dengan penurunan jumlah sel darah putih jenis netrofil. 

Meropenem tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi virus (batuk dan flu).  Penyalah gunaan Meropenem Ogb Hj dapat mengakibatkan resisten, dan menimbulkan infeksi kembali.

Meropenem Ogb Hj
Komposisi: Meropenem 1 g
Meropenem Ogb Hj  tersedia dalam sediaan Vial Injeksi 1 g. Meropenem Ogb Hj  diproduksi oleh PT. Kalbe  , Anda juga dapat membaca leaflet Meropenem Ogb Hj  di website resmi PT Kalbe atau pada leaflet yang diberikan oleh Dokter atau Apoteker Anda.

Farmakologi Meropenem Ogb Hj

Meropenem bekerja dengan menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga bersifat bakterisidal.

Waktu yang dibutuhkan Meropenem dicapai dalam waktu 1 jam setelah pemberian IV. Diperkirakan onset meropenem terjadi dalam waktu 1 jam.
Lama waktu  efek terapi meropenem Sekitar 5 - 8 jam.

Meropenem efektif untuk berbagai jenis bakteri Gram positif, negatif, dan juga anaerob yang sensitif terhadap meropenem.

Indikasi Meropenem Ogb Hj

Diindikasikan untuk terapi infeksi berikut yang disebabkan oleh 1 atau lebih bakteri yang sensitif terhadap meropenem.
Pneumonia, infeksi saluran kemih, infeksi intra-abdomen, infeksi ginekologi, infeksi kulit dan struktur kulit, meningitis, septikemia.

Dosis Meropenem Ogb Hj

Dewasa dan anak ≥ 50 kg BB:
  • Terapi pneumonia, infeksi saluran kemih, infeksi ginekologi, infeksi kulit dan struktur kulit : 500 mg IV tiap 8 jam.
  • Terapi pneumonia nosokomial, peritonitis, dugaan infeksi pada pasien neutropenia dan   septikemia : 1000 mg tiap 8 jam.
  • Meningitis : 2000 mg tiap 8 jam.
 Anak ≥ 3 bulan:
  • 10 - 20 mg/kg tiap 8 jam tergantung jenis dan tingkat keparahan infeksi, kepekaan patogen dan    kondisi pasien.
  • Meningitis : 40 mg/kg tiap 8 jam.
Cara Menggunakan Meropenem
  • Meropenem diberikan secara injeksi bolus intravena atau infus intravena selama 15 menit - 3 jam, diberikan 3 kali sehari.
  • Dosis maksimal Meropenem  yang dapat diberikan adalah3 x 2 g / hari
  • Skin test meropenem perlu dipertimbangkan untuk pasien yang alergi dengan penicillin atau cephaloporin.
  • Untuk pemberian IV, direkonstitusi dengan water for injection. Untuk pemberian infus, dilarutkan lagi dengan sodium chloride, Glukosa 5%, Glukosa 10%, Mannitol 10%.
  • Durasi infus meropenem akan habis berkisar dari 15 menit sampai dengan 3 jam.
  • Meropenem bisa dikombinasikan dengan antibiotik lain seperti levofloxacin atau aminoglycoside yang mengcover bakteri Gram negatif.
  • Durasi terapi meropenem yang paling panjang adalah 21 hari untuk indikasi meningitis.
Kontraindikasi Meropenem Ogb Hj

Hipersensitif terhadap carbapenem

Peringatan dan Perhatian

Meropenem Hanya bisa diberikan untuk infeksi yang berat.
Meropenem  Bisa diberikan mulai pada bayi berusia 3 bulan ke atas.
Meropenem dapat diberikan pada pasien usia lanjut dengan hati-hati, khususnya jika sudah ada gangguan fungsi ginjal.

Bagaimana penggunaan Meropenem pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal?
Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada pasien dengan gangguan fungsi hati.
Diperlukan penyesuaian dosis dan frekuensi pemberian bergantung pada derajat gangguan fungsi ginjal.

Penggunaan pada menyususi dan hamil: Meropenem diekskresikan ke dalam air susu ibu, boleh diberikan pada ibu menyusui dengan kehati-hatian dan  Meropenem boleh diberikan pada ibu hamil jika memang dibutuhkan (kategori kehamilan B) “Studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan tidak menunjukkan resiko bagi janin. Belum ada studi terkontrol pada wanita hamil yang menunjukkan adanya efek samping, kecuali adanya penurunan fertilitas pada kehamilan trimester pertama, sedangkan pada trimester berikutnya tidak didapatkan bukti adanya resiko”.

Efek Samping Meropenem Ogb Hj
  • Lokal : inflamasi, reaksi pada tempat injeksi, flebitis/tromboflebitis, nyeri, edema.
  • Gastrointestinal : diare, nyeri abdomen, mual, muntah, kolitis, pseudomembranosa.
  • Gangguan saluran cerna (seperti mual, muntah, atau diare), ruam, inflamasi pada area injeksi.

Interaksi Obat Meropenem Ogb Hj

Pemberian meropenem bersama dengan probanecid dapat meningkatkan kadar meroepenem. Pemberian meropenem bersama dengan asam valproat dapat menurunkan kadar asam valproat.

Meropenem Ogb Hj, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping

0 Komentar Meropenem Ogb Hj, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping

Post a Comment

Back To Top