OBATGeneric

OBATGeneric adalah blog yang berisi informasi obat, artikel kesehatan sekitar ulasan seputar obat dan artikel umum,

Monday, 27 March 2017

Clobazam, Indikasi, Dosis, Efek Samping, Overdosis

Clobazam adalah obat yang termasuk dalam golongan benzodiazepin yang bekerja berdasarkan potensiasi inhibisi neuron dengan asam gama-aminobutirat (GABA) sebagai mediator.

Clobazam memiliki efek antikonvulsi, ansiolitik, sedatif, relaksasi otot, dan amnestik.

Pada Indikasi Clobazam  Anda bisa mengatahui khasiat atau kegunaan dari Clobazam. Perlu diperhatikan juga untuk informasi Dosis Clobazam agar mengatahui takaran obat untuk sekalai pakai. Baik untuk obat yang diminum, kunyah, di suntikan atau yang lainnya dalam jangka waktu yang ditentukan, Sedanglan pada Efek Samping Clobazam adalah informasi untuk mengatahui dampak terapi obat yang tidak diinginkan, akibat dari pengguanaan obat tersebut, efek samping yang mungkin akan timbul karena dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya: Jenis kelamin, usia/ umur, ras, genetik, kondisi medis pasien yang mengkonsumsi obat tersebut, daya tahan tubuh/ resistensi pasien dan masa berlaku obat.lihat Juga Kontraindikasi dan Interaksi obat.  Jangan melampaui dosis yang direkomendasikan

Silahkan baca leaflet ini dengan seksama sebelum Anda mulai untuk menggunakan Clobazam. Simpan leaflet ini jika sedang tidak diperlukan. Anda mungkin perlu membaca lagi saat dibutuhkan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.           

Jika clobazam  jika telah diresepkan untuk Anda dan Anda tidak perlu berbagi kepada orang lain. Karena dapat membahayakan mereka yang tidak sesuai dengan rekoemdasi dokter, bahkan jika ada gejala yang sama seperti yang Anda miliki.  

Jika salah satu dari efek samping terjadi serius, atau jika Anda melihat efek samping apapun tidak yang tercantum dalam leaflet clobazam, silakan beritahu dokter atau apoteker.

Clobazam memiliki beberapa merk dagang diantaranya: Asabium, Clofritis, Frisium, Proclozam.
Clobazam termasuk juga dalam golongan OGB (Obat Generic Berlogo) yang tersedia dalam sediaan tablet. Anda juga dapat membaca leaflet Clobazam di website resmi PT Dexa Medica atau pada leaflet yang diberikan oleh Dokter atau Apoteker Anda.

Komposisi Clobazam 
Tiap tablet mengandung:
Klobazam 10 mg

Indikasi Clobazam

Mengatasi keadaan ansietas dan psikoneurotik yang disertai ansietas.

Kontraindikasi Clobazam

  • Pasien yang mengalami depresi sistem saraf pusat (koma).
  • Penderita psikotik dan gangguan depresi mental.
  • Penderita gangguan pernapasan.
  • Reaksi hipersensitif terhadap klobazam.
  • Trimester pertama kehamilan.
  • Myastehenia gravis.
Dosis Clobazam

Dewasa: 20 mg sehari dalam dosis terbagi.
Jika perlu dapat dinaikkan sampai 30 mg/hari.
Untuk kasus berat dosis dapat diberikan samapai 6 tablet sehari.
Orang lanjut usia: 10 - 15 mg sehari dalam dosis terbagi.
 
Peringatan dan perhatian

  • Hati-hati pemberian obat ini pada orang lanjut usia atau pasien yang lemah, gagal fungsi ginjal, hati, dan pasien yang sedang menjalani terapi dengan obat sistem depresan.
  • Selama minum obat ini dilarang menjalankan mesin atau kendaraan.
  • Hindari pemakaian dosis tinggi dan jangka lama, karena dapat menyebabkan toleransi dan ketergantungan fisik.
  • Kelemahan otot (myasthenia gravis), spinal atau serebral ataksia dan pada kasus keracunan akut alkohol, zat-zat hipnotik, analgesik, neuroleptik, antidepressan, lithium, pasien dengan kerusakan hati serius (misal cholestatic jaundice) dan pasien dengan sleep apnoea syndrome.
  • Klobazam diekskresi melalui air susu ibu. Hentikan pemberian ASI selama pengobatan dengan klobazam.
Interaksi obat Clobazam

  • Jika klobazam dikombinasi dengan depresan sistem saraf pusat (termasuk antikonvulsan dan alkohol) akan menambah terjadinya depresi sistem saraf pusat.
  • Simetidin dapat mengurangi klirens plasma klobazam, meningkatkan waktu paruh dan konsentrasi klobazam.
Efek samping Clobazam

  • Mulut dan tenggorokan kering, disuria, retensi urin, disartria, ataksia, vertigo, pusing, depresi mental, gangguan saluran cerna, takikardia, palpitasi.
  • Kegagalan pernapasan dan hipotensi tidak/jarang terjadi pada dosis terapi, tetapi dapat terjadi pada dosis tinggi.
  • Pemberian overdosis dapat menyebabkan depresi sistem saraf pusat dan koma.
  • Gangguan pernapasan, keletihan, konstipasi, hilang nafsu makan, mual, mengantuk, bingung.
  • Reaksi kulit seperti erupsi, urtikaria.
  • Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat menyebabkan abnormalitas yang reversibel seperti gangguan bicara, gangguan fungsi motorik, gangguan penglihatan (penglihatan ganda, nistagmus), peningkatan berat badan.
  • Berkurangnya libido.
Overdosis

Jika seseorang telah overdosis dan memiliki gejala serius seperti pingsan atau kesulitan bernapas, saat Anda sedang berada dirumah atau diluar intansi medis, seperti Rumah sakit, puskesmas, klinik, segera hubungi rumah sakit terdekat atau mencari pertolongan medis segera. Gejala overdosis mungkin meliputi: pingsan, kelemahan yang parah, penurunan berat dalam jumlah urin dan lainnya seperti yang tertulis pada leaflet obat atau yang tidak tertera pada leaflet obat.

Catatan

Jangan berbagi obat ini dengan orang lain. Karena dapat membahayakan mereka yang tidak sesuai dengan rekoemdasi dokter, bahkan jika ada gejala yang sama seperti yang Anda miliki.

Apabila Dosis Terlewatkan

Jika Anda melewatkan menggunakan obat, gunakan segera setelah Anda ingat. Tetapi apabila sudah dekat dengan jadwal menggunakan obat berikutnya, lewati dosis atau obat yang tidak sempat digunakan dan melanjutkan jadwal pemberian dosis/obat yang biasa Anda gunakan. Jangan menumpuk dosis obat dalam tubuh untuk mengejar obat yang ketinggalan atau terlewatkan diminum.

Penyimpanan

Menyimpan pada suhu kamar jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan semua obat jauh dari anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram atau membuang obat ke toilet atau menuangkan ke dalam saluran air, kecuali diperintahkan untuk melakukannya. Simpan produk ini ketika kedaluwarsa atau tidak lagi diperlukan. Konsultasikan kepada apoteker untuk pembuangan obat yang kadaluarsa.

Klobazam, Indikasi, Dosis, Efek Samping, Overdosis



0 Komentar Clobazam, Indikasi, Dosis, Efek Samping, Overdosis

Post a Comment

Back To Top