OBATGeneric

OBATGeneric adalah blog yang berisi informasi obat, artikel kesehatan sekitar ulasan seputar obat dan artikel umum,

Tuesday, 24 January 2017

Morfin, Indikasi, Dosis, Efek Samping dan Cara Penggunaan

Morfinadalah salah satu golongan Obat Gawat Darurat (Drugs Management). 

Tujuan Pemberian  Drugs Management:
Untuk mengembalikan fungsi sirkulasi dan mengatasi keadaan gawat darurat lainnya dengan menggunakan obat-obatan tertentu dan dengan beberapa syarat dalam penggunaannya, yaitu:
  • Pemberian obat-obatan adalah orang yang kompeten di bidangnya (dokter atau tenaga terlatih di bidang gawat darurat)
  • Mengingat banyaknya jenis-jenis kegawatdaruratan, maka pemberian obat yang disebutkan di bawah ini untuk mengatasi kegawatdaruratan secara umum sedangkan dalam menghadapi pasien, kita harus melihat kasus per kasus.
Morfin termasuk dalam golongan obat analgesic opium. Morfin bias didapatkan di Apotik jika memiliki resep asli dari dokter. Morfin digunakan untuk meredakan rasa sakit atau nyeri yang sudah kronis.

Morfin tersedia dalam beberapa sediaan, diantaranya dalam sediaan injeksi, cair (syirup), tablet dan kapsul.

Keterangan Tentang Morfin
  1. Morfin golongan obat analgesic opium
  2. Morfin digunakan untuk meredakan rasa sakit atau yeri yang parah (kronis)
  3. Morfin tersedia dalam beberapa sediaan, diantaranya dalam sediaan cair (syrup), kapsul, tablet dan injeksi.
Peringatan dan Perhatian
  1. Untuk pasien yang menderita myasthenia gravis, radang usus, epilepsy atau ayan, hipotensi, gangguan pangkreas, tropid, adrenal, saluran empedu, gangguan pernapasan, ginjal, prostad dan jantung sebaiknya untuk berhati-hati dan konsultasikan kepada dokter Anda jika memang harus menggunakan morfin.
  2. Jangan mengkonsumsi morfin jika sedang hamil atau merencanakan kehamilan.
  3. Untuk Anda yang pernah menderita atau mengalami kecanduan minuman atau narkotika, sembelit dan cedera di kepala harus waspada dalam menggunakan morfin
  4. Jika mengalami over dosis dan timbul alergi terhadap morfin segera hubungi dokter.
Dosis Morfin
Pemberian dosis morfin disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pasien , berat badan juga termasuk menjadi pertimbangan untuk penetapan dosis khususnya untuk dosis anak-anak. Untuk dosis anak berat bdan minimal 50 kg.
Dokter akanmenyuntikan morfin kepada pasien dengan frekuensi 4 jam sekali 3 -5 mg. Dosis untik sediaan tablet 5 – 20 mg / 4 jam sekali.

Cara Penggunaan Morfin
  • Sebelum menggunakan morfin patuhi saran dari dokter dan informasi yang tertera pada leflet obat.
  • Telanlah morfin dalam sediaan kapsul dan tablet dengan air mineral, jangan mengunyah atau menghancurkan atau membagi kapsul atau tablet. Morfin dapat diminum sebelum atau sesudah makan.
  • Selama penggunaan morfin hindari minuman keras atau alkohol untuk menghindari efek samping yang berlebihan.;
  • Minumlah morfin pada jam yang sama setiap harinya, untuk mendapatkan terapi yang maksimal.
  • Tidak hasru diulang atau mendobel pada dosis yang terlupa, lanjutkan saja untuk waktu minum morfin yang selanjutnya.
  • Jangan mengurangi atau menambah dosis yang telah ditetapkan oleh dokter.
  • Tidak diperkenankan memperpanjang waktu penggunaan morfin apabila tidak ada rekomendasi dari dokter.
Efek Samping Morfin
  • Keringat meningkat lebih banyak dibandingkan tidak sedang mengkonsumsi morfin
  • Mulut mengalami kering
  • Insomnia
  • Sembelit 
  • Mual
  • Susah buang air kecil
  • Timbul rasa kantuk yang tidak biasa
  • Sakit kepala
Demikian informasi sedikit tentang morfin, untuk mendapatkan informasi lebih lengkap silahkan mencari literatur lain. 

Morfin, Indikasi, Dosis, Efek Sampinh, Cara Penggunaan



0 Komentar Morfin, Indikasi, Dosis, Efek Samping dan Cara Penggunaan

Post a Comment

Back To Top