OBATGeneric

OBATGeneric adalah blog yang berisi informasi obat, artikel kesehatan sekitar ulasan seputar obat dan artikel umum,

Thursday, 30 March 2017

Ciprofloxacin Infus IV, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping

Ciprofloksasin adalah merupakan antibiotik golongan fluorokuinolon, bekerja dengan cara mempengaruhi enzim DNA gyrase pada bakteri. Ciprofloksasin merupakan antibiotik untuk bakteri gram positif dan negatif yang sensitif.

Bakteri gram positif yang sensitif: Enterococcus faecalis, Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermis, Streptococcus pyogenes.

Bakteri negatif yang sensitif: Campylobacter jejuni, Citrobacter diversus, Citrobacter freundii, Enterobacter cloacae, Escherichia coli, Haemophilus influenzae, Klebsiela pneumoniae, morganella morganii, Neisseria gonorrheae, Proteus mirabilis, Proteus vulgaris, Providencia rettgeri, Providencia stuartii, pseudomonas aeruginosa, Salmonella typhii, Serratia marcescens, Shigella flexneri, Shigella sonnei.

Pada Indikasi Ciprofloxacin Infus  Anda bisa mengatahui khasiat atau kegunaan dari Ciprofloxacin Infus. Perlu diperhatikan juga untuk informasi Dosis Ciprofloxacin Infus agar mengatahui takaran obat untuk sekalai pakai. Baik untuk obat yang diminum, kunyah, di suntikan atau yang lainnya dalam jangka waktu yang ditentukan, Sedanglan pada Efek Samping Ciprofloxacin Infus adalah informasi untuk mengatahui dampak terapi obat yang tidak diinginkan, akibat dari pengguanaan obat tersebut, efek samping yang mungkin akan timbul karena dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya: Jenis kelamin, usia/ umur, ras, genetik, kondisi medis pasien yang mengkonsumsi obat tersebut, daya tahan tubuh/ resistensi pasien dan masa berlaku obat.lihat Juga Kontraindikasi dan Interaksi obat.  Jangan melampaui dosis yang direkomendasikan.

Silahkan baca leaflet ini dengan seksama sebelum Anda mulai untuk menggunakan Ciprofloxacin Infus. Simpan leaflet ini jika sedang tidak diperlukan. Anda mungkin perlu membaca lagi saat dibutuhkan. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silahkan tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda.          

Ciprofloxacin Infus  jika telah diresepkan untuk Anda dan Anda tidak perlu berbagi kepada orang lain. Karena dapat membahayakan mereka yang tidak sesuai dengan rekoemdasi dokter, bahkan jika ada gejala yang sama seperti yang Anda miliki. 

Ciprofloxacin Infus tersedia dalam sediaan cairan infus IV. Anda juga dapat membaca leaflet Ciprofloxacin Infus di website resmi PT Dexa Medica atau pada leaflet yang diberikan oleh Dokter atau Apoteker Anda.
Komposisi Ciprofloxacin Infus

Tiap ml mengandung:
Ciprofloksasin laktat setara dengan Siproflokasain basa 2,0 mg

Indikasi Ciprofloxacin Infus

Untuk pengobatan infeksi berat pasien rawat inap Rumah sakit yang tidak bisa diberi Siprofloksasin oral atau pemberian oral tidak tepat. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang sensitif terhadap Siprofloksasin pada:
  • Infeksi saluran kemih termasuk prostatitis
  • Uretritis dan servisitis gonorhea
  • Infeksi saluran cerna, demam tifoid yang disebabkan oleh S. typhi khasiat Siprofloksasin untuk eradikasi “chronic thypoid carrier” belum diketahui.
  • Infeksi saluran nafas kecuali pneumonia akibat streptococcus
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak
  • Infeksi tulang dan sendi.

Dosis Ciprofloxacin Infus

Dewasa:
Infeksi ginjal yang tidak terkomplikasi dan infeksi saluran urin bagian atas dan bawah: 2 x 100 mg sehari
Infeksi lain: 2 x 200 mg sehari
Gonorrhea akut dan cystitis akut yang tidak terkomplikasi pada wanita: infus tunggal 100 mg. Penderita usia lanjut mungkin diberikan dosis lebih rendah tergantung dari beratnya penyakit dan bersihan kreatinin.

Penderita dengan gangguan fungsi ginjal
Dosis pada gangguan fungsi ginjal:
Bila bersihan kreatinin kurang dari 20 ml/menit, maka dosis normal hanya diberikan 1 kali sehari atau jika diberikan 2 kali sehari, dosis harus dikurangi separuhnya.

Kontraindikasi Ciprofloxacin Infus

Penderita yang hipersensitif terhadap siprofloksasin atau antibiotik derivat kuinolon lainnya.
Wanita hamil dan menyusui
Anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Efek Samping Ciprofloxacin Infus

Efek terhadap saluran cerna
Mual, diare, muntah, gangguan pencernaan, dyspepsia nyeri abdomen, flatulensi, anoreksia, dispagia.
Kalau terjadi diare berat atau persisten selama atau sesudah pengobatan, segera konsultasi pada dokter karena gejala tersebut mungkin menutupi kelainan yang lebih serius (kolitis pseudomembran) yang memerlukan tindaklah segera. Kalau ini terjadi, pemberian Siprofloksasin harus segera dihentikan dan diganti dengan obat lain yang lebih sesuai (misalnya Vancomycin per oral 4 x 250 mg sehari). Obat-obat yang menghambat peristaltik merupakan kontraindikasi.

Efek terhadap sistem syaraf
Pusing, sakit kepala, rasa letih, insomnia, agitasi, tremor, sangat jarang: paralgesia perifer, berkeringat, kejang, anxietas, mimpi buruk, konfusi, depresi, halusinasi, gangguan pengecapan dan penciuman, gangguan penglihatan (misal penglihatan ganda, warna-warni). Reaksi kadang-kadang timbul setelah pemberian Siprofloksasin untuk pertama kalinya. Dalam hal ini Siprofloksasin harus segera dihentikan dan segera konsultasi pada dokter.

Reaksi hipersensitifitas
Reaksi kulit kemerahan pada kulit pruritus, drug fever. Reaksi anafilaktik/anafilaktoid (seperti edema pada wajah, vaskuler dan larynx, dispnea yang bertambah berat sehingga terjadi syok yang mengancam jiwa). Dalam hal ini Siprofloksasin segera distop, tindakan kedaruratan medis (misal mengatasi syok) harus segera dilakukan.

Hemoragia punklata (petechiae), pembentukan blister disertai pendarahan kulit (bullae haemorrhagica) dan nodulus-nodulus kecil (papula) disertai pembentukan krusta yang menunjukkan adanya kelainan vaskuler (vaskulitis), sindroma Steven-Johnson.

Efek terhadap renal/urogenital
Nefritis interstisiel, gagal ginjal, termasuk gagal ginjal yang transient, polyuria, retensi urine, pendarahan urethal, vaginitis dan asidosis.
Efek terhadap hati

Hepatitis, sangat jarang: kelainan hati yang luas seperti nekrosis hati.
Efek terhadap kardiovaskuler.

Jarang: takikardia, palpitasi, atrial flutter, venticular ectopi, sinkope-hipertensi angina pektoris, infark myocardial, cardiopulmonary arrest, cerebral trombosis, wajah merah dan panas, migren, pingsan.

Lain-lain
Jarang: nyeri sendi, lemas seluruh tubuh, nyeri otot, tendovaginitis, fotosensitivitas ringan, tinnitus, gangguan pendengaran terutama untuk frekuensi tinggi, epistaksis, larynhgial atau pulmonary edema, hemoptysis, dyspenia, bronchospasm, pulmonary ebolism.

Efek pada darah
Eosinofilia, leukositopenia, leukositosis, anemia granulositopenia.
Sangat jarang: trombositopenia, trombositosis, kelainan protombin

Efek pada nilai laboratorium/deposit urin
Kadar transaminase dan alkali fosfatase dalam darah mungkin meningkat untuk sementara; ikterus kolestatik dapat terjadi terutama pada pasien yang pernah mengalami kelainan; peningkatan kadar urea, kreatinin dan bilirubin darah secara transien; hiperglikemia; pada kasus tertentu: kristaluria dan hematuria.

Peringatan dan perhatian
Hati-hati pemberian pada penderita dengan gangguan ginjal (lihat dosis).
Pemberian tidak bleh melebihi dosis yangn dianjurkan.
Siprofloksasin harus diberikan dengan hati-hati pada penderita usia lanjut. Pada kasus epilepsi danpasien yang pernah mengalami gangguan SSP (misalnya ambang kejang rendah, riwayat konvulsi, aliran darah ke otak berkurang dan stroke). Siprofloksasin hanya diberikan jika manfaatnya lebih besar dibanding resikonya, karena pasien demikian mungkin akan menderita efek samping SSP.
Meskipun diberi sesuai resep dokter, obat ini dapat mengganggu respons pasien, kemampuan mengemudi dan menjalankan mesin. Gangguan ini akan lebih berat jika diberi bersama alkohol.
Hindarkan penderita dari sinar matahari yang berlebihan. Bila terjadi fototoksisitas pengobatan harus segera dihentikan.

Interaksi Ciprofloxacin Infus

Pemberian Siprofloksasin bersama teofilin dapat meningkatkan kadar teofilin dalam plasma sehingga dapat menimbulkan efek samping teofilin. Apabila kombinasi ini tidak dapat dihindarkan, kadar teofilin dalam plasma harus dimonitor dan dosis teofilin harus dikurangi. Jika kadar teofilin tidak dapat dimonitor, pemberian Siprofloksasin harus dihindari.
Kenaikan kadar kreatinin serum untuk sementara terlihat pada pemberian Siprofloksasin bersama cyclosporin. Dalam hal ini, kadar kreatinin serum harus sering dipantau (dua kali seminggu)
Harus dipertimbangkan kemungkinan terjadinya interaksi pada pemberian Siprofloksasin bersama probenesid
Pemberian bersama Siprofloksasin dan anti-koagulan oral dapat memperpanjang waktu pendarahan.
Pemberian bersama metoklopramid mempercepat absorbsi Siprofloksasin.

Overdosis

Jika terjadi overdosis akut, penderita harus terus diamati dan diberi terapi penunjang. Penderita harus diberi cairan elektrolit yang cukup setelah hemodialisa dan peritonial dialisa Siprofloksasin hanya dikeluarkan 10%.
Jika seseorang telah overdosis dan memiliki gejala serius seperti pingsan atau kesulitan bernapas, saat Anda sedang berada dirumah atau diluar intansi medis, seperti Rumah sakit, puskesmas, klinik, segera hubungi rumah sakit terdekat atau mencari pertolongan medis segera. Gejala overdosis mungkin meliputi: pingsan, kelemahan yang parah, penurunan berat dalam jumlah urin dan lainnya seperti yang tertulis pada leaflet obat atau yang tidak tertera pada leaflet obat.

Catatan

Jangan berbagi obat ini dengan orang lain. Karena dapat membahayakan mereka yang tidak sesuai dengan rekoemdasi dokter, bahkan jika ada gejala yang sama seperti yang Anda miliki.

Apabila Dosis Terlewatkan

Jika Anda melewatkan menggunakan obat, gunakan segera setelah Anda ingat. Tetapi apabila sudah dekat dengan jadwal menggunakan obat berikutnya, lewati dosis atau obat yang tidak sempat digunakan dan melanjutkan jadwal pemberian dosis/obat yang biasa Anda gunakan. Jangan menumpuk dosis obat dalam tubuh untuk mengejar obat yang ketinggalan atau terlewatkan diminum.

Penyimpanan

Menyimpan pada suhu kamar jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan semua obat jauh dari anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram atau membuang obat ke toilet atau menuangkan ke dalam saluran air, kecuali diperintahkan untuk melakukannya. Simpan produk ini ketika kedaluwarsa atau tidak lagi diperlukan. Konsultasikan kepada apoteker untuk pembuangan obat yang kadaluarsa.

Ciprofloxacin Infus, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping

0 Komentar Ciprofloxacin Infus IV, Indikasi, Dosis, dan Efek Samping

Post a Comment

Back To Top